Mufti Yaman Ziarah ke Ma’had ‘Aly Al-Wahdah

February 28, 2013 | Kategori: Feature, Kegiatan Kampus | Penulis:

Satu lagi ulama besar berkunjung ke Ma’had ‘Aly al-Wahdah. Kali ini, Wakil Ketua Majelis Ulama Yaman menyempatkan diri bersilaturrahim dengan segenap civitas akademika STIBA. Syaikh Ahmad bin Hasan al-Mu’allim—hafizhahullah—yang sempat bermulazamah dengan beberapa masyaikh kibar, seperti Syaikh al-Albani, Syaikh bin Baz, dan Syaikh Utsaimin—rahimahumullah—ini menyempatkan diri untuk menyampaikan beberapa nasihat di hadapan para mahasiswa dan dosen Ma’had ‘Aly al-Wahdah.

Syaikh yang juga merupakan Ketua Dewan Pembina Sekolah Tinggi Ar-Rayyan di Yaman ini banyak memotivasi para mahasiswa untuk lebih giat dalam menuntut ilmu. 


Usai menyampaikan taujihat dan santap siang bersama para pengelola STIBA, Syaikh Ahmad al-Mu’allim yang ternyata ayah beliau dilahirkan di Jombang Jawa Timur ini berkenan mengunjungi perpustakaan ma’had. Beliau sempat memberikan beberapa saran untuk pengembangan perpustakaan ke depan, termasuk kesiapan beliau untuk memberikan rekomendasi ke badan-badan wakaf di Qatar dan beberapa negara Timur Tengah lainnya untuk penambahan bahan bacaan di perpustakaan.

Dari perpustakaan, Syaikh melanjutkan perbincangan dengan para pimpinan ma’had di ruang direktur. Dalam kesempatan ini, Syaikh menyampaikan perasaan senang dan bahagia telah mengunjungi Ma’had ‘Aly al-Wahdah.

“Saya telah menggali beberapa informasi singkat tentang Ma’had ini dari mudir dan beberapa dosen, dan di antaranya tentang kurikulumnya. Saya nilai kurikulum ma’had ini bagus dan sangat dibutuhkan oleh umat, seperti spesialisasi dalam bidang fikih dan ushul fikih,” ungkap Syaikh dalam testimoninya terhadap ma’had.

Beliau melanjutkan, “Saya menyaksikan akhlak dan adab mulia di sini, semoga Allah membalas saudara-saudara para pengelola ma’had ini dengan sebaik-baiknya.”

Tak lupa beliau berpesan kepada para ahlul ilmi, para duat, dan para donatur untuk memberikan sumbangsih terhadap ma’had ini baik bantuan materi maupun non materi. Dengan harapan, bantuan-bantuan tersebut dapat memudahkan ma’had dalam menyempurnakan amanah yang diembannya.

Di bagian akhir testimoni beliau, Syaikh Ahmad al-Mu’allim berharap adanya kerjasama secara berkesinambungan antara Ma’had ‘Aly al-Wahdah dengan Sekolah Tinggi ar-Rayyan yang dipimpinnya. [SyQ] 


Tags:

Comments are closed.